Komparasi Fansubs Indonesia, Yesterday wo Utatte - Heyazone

Komparasi Fansubs Indonesia, Yesterday wo Utatte

Yesterday wo Utatte

Cerita percintaan anak muda dengan latar belakang yang begitu mengena dengan kehidupan nyata. Yesterday wo Utatte. Seri anime ketiga musim semi ini yang akan saya bahas.

Cinta hanyalah sebuah ilusi.

Anime ini bercerita tentang Uozumi Rikuo, pria yang tak punya ambisi dalam hidup, bekerja di mini market setelah dia lulus kuliah. Tiba-tiba dia bertemu dengan wanita aneh bernama Nonaka Haru yang memelihara gagak. Tak lama kemudian, dia juga bertemu kembali dengan teman wanita semasa dia kuliah yang juga merupakan wanita yang dia sukai.

Berbeda dengan bahasan-bahasan sebelumnya, untuk kali ini saya akan lebih menghighlight untuk komparasi alias membandingkan hasil kerja fansubs Indonesia yang menerjemahkan anime ini.

Bukan bermaksud untuk menjatuhkan salah satu fansub, melainkan untuk menginterpretasi dan memberikan masukan berdasarkan sisi pandang penikmat anime awam. Sekaligus mempromosikan fansub terkait, agar para leecher tidak lagi mengunduh dari fanshare-fanshare receh.

Berikut daftar fansub yang saya ambil: Yukisubs, Melodysubs, ExTonan, Huntersekai, Lokalsubs, TTOD (The Terror Of Death), dan PNTL (Proyek Nyantai Translation).

Nyanyikan "Yesterday" Untukku – Yukisubs

Bisa dibilang anime ini merupakan proyek pelarian dari Yuki. Sebelumnya mereka berencana untuk mengerjakan Oregairu S3 dan Kaguya-sama S2. Sayangnya Oregairu ditunda penayangannya karena pandemi virus Corona.

Untuk proyek kali ini, Yuki mencoba satu gaya baru dalam melokalisasi honorifik Jepang. Dari dulu mereka memang tidak menggunakan honorifik, namun kali ini mereka menerjemahkan dengan lebih kasual. Gue dan Lo menjadi kata ganti untuk segala bentuk kata Aku dan Kamu. Menurut saya, ini oke sih, tapi kalau dilihat dari terjemahan mereka, rasanya tidak pas kalau semua dipukul rata denga gaya bahasa Lo Gue. Memang pembicaraan kasual, namun masih ada batasnya juga buat menggunakan istilah Lo Gue.

Penggunaan kata ganti Gue sebagai pengganti Aku
Penggunaan kata ganti Gue sebagai pengganti Aku.

Untuk Typeset pada anime ini memang tidak terlalu banyak, tapi mengingat staff iFanz yang memegang tata rias, saya rasa typeset dari Yuki masih bisa lebih baik lagi. Lirik dan terjemahan lagu sudah ditambahkan sejak episode satu, hanya belum ada karaoke efeknya saja.

Nyanyikan "Hari Kemarin" Untukku – Melodysubs

Musim ini, Melody mendapat tenaga baru. Kirasaka Nino, menjadi staff penerjemah baru untuk Melody. Walupun tugasnya untuk anime ini baru berjalan di episode kedua. Sehingga untuk penerjemahan lirik lagu belum sempat ditambahkan untuk episode pertama.

Perilisan yang sedikit molor, memberikan banyak waktu bagi single fighter Naru untuk episode pertama ini. Honorifik untuk anime ini tidak digunakan oleh Melody dan penerjemahannya pun nyaman dibaca sesuai cerita. Untuk style font yang digunakan juga sudah menjadi khas dari Melody, karena memang sudah lama mereka gunakan.

Typeset dari Melody untuk episode pertama anime ini saya rasa paling niat jika dibandingkan dengan fansubs lain. Bahkan teks surat reuni diterjemahkan penuh untuk typeset. Bet nama karyawan toko juga ditypeset blok, ini lebih baik dari pada di tempatkan di atas kanji nama, setidaknya itulah menurut saya.

Typeset untuk surat reuni
Typeset untuk surat reuni.

Nyanyikan "Hari Kemarin" Untukku – ExTonan

Fansub ini banyak mengambil judul untuk setiap musim, setelah comeback mereka pada musim gugur tahun lalu. Ya, nama Ex sendiri bermaksud reuni staff-staff lama yang jumlahnya lebih dari 15 orang (tahu dari mana? Pernah ngobrol)

Terjemahan mereka untuk anime ini saya rasa adalah yang paling enak dibawa cerita. Mungkin karena staffnya yang sudah berpengalaman lama dalam hal penerjemahan. Tapi sayangnya, honorifik masih tetap dipertahankan oleh mereka. Ini bukan masalah sebenarnya, tapi bagi sebagian orang mungkin berfikir lebih baik jika dihilangkan.

Untuk lirik masih belum ditambahkan. Kilas balik (flashback) ada sedikit perubahan style font terutama warna, saya rasa ini tidak perlu, justru lebih bagus jika menggunakan italic untuk teks kilas balik. Typeset cukup biasa, tidak ada yang spesial.

Yesterday wo Utatte – Huntersekai

Tidak banyak yang perlu dikomentari untuk fansub satu ini. Proyek anime ini dikerjakan secara solo yolo oleh satu staff saja, Konotode. Bedanya dengan Melody, fansub ini lebih cepat perilisannya.

Entah karena apa, mungkin karena ingin capat rilis, jadi untuk episode satu ini bahkan judul belum diterjemahkan dan ditypeset. Tata rias lain pun kesannya juga masih kaku, alias peletakannya horizontal semua, tidak menyesuaikan posisi teks asli dalam frame gambar.

Lirik lagu masih belum ada, dan honorifik juga masih dipertahankan. Sama dengan Melody, fansub ini juga menggunakan style font yang khas, alias sudah sering mereka gunakan.

Senandungkan Selumbari – Lokalsubs

Setelah melakukan polling antara Yesterday wo Utatte dan Nami Yo Kiitekure, akhirnya Lokalsubs kembali untuk aktif ngesub lagi. Namun, mengingat banyak proyek-proyek lalu yang mangkrak, saya tidak bisa berharap banyak untuk kalanjutan anime ini meski mereka melabelinya dengan proyek santai.

Judul Yesterday wo Utatte menjadi Senandung Selumbari
Judul Yesterday wo Utatte menjadi Senandungkan Selumbari.

Terjemahannya kasual seseuai dengan cerita, yang bikin nyaman adalah font mereka yang tipis namun enak dibaca, ukurannya sedang alias nggak kebesaran sehingga enak dibaca dengan jenis font yang sedikit tipis itu. Untuk judul, mereka paling beda dari yang lain. Selumbari mereka gunakan untuk menerjemahkan kata yesterday, artinya sendiri adalah kemarin dulu.

Typeset mereka cukup oke, penempatan juga pas. Lirik dan terjemahan lagu pun juga sudah ditambahkan. Jadi yang suka lagunya bisa sambil nyanyi juga. Oh ya lupa, honorifik sudah tidak mereka pakai untuk terjemahan.

Yesterday wo Utatte – TTOD

Setelah hiatus sekitar satu musim, akhirnya TTOD kembali lagi. Meski ada beberapa proyek delay, namun mereka lebih memilih untuk merilis anime ini terlebih dahulu. Entah apa alasan mereka mengambil judul ini, notabene meraka paling demen dengan genre mecha.

Terjemahan mereka cukup bagus menurut saya, hanya saja masih agak sedikit kaku dan honorifik juga masih digunakan. Entah karena mengutamakan kecepatan rilis atau apa, sama dengan kasus Huntersekai, judulnya pun juga belum mereka terjemahkan, itu juga berlaku untuk lirik lagu penutup.

Typeset ada tapi sangat kaku, penempatan tidak disesuaikan dengan posisi dan tidak dibuat pergerakan teksnya.

Nyanyikanlah Hari Kemarin – PNTL

Nama baru yang muncul di dunia fansub Indonesia. PNTL (Proyek Nyantai Translation) berhasil mendapatkan popularitas setelah garapan mereka untuk judul Rikekoi kemarin yang terbilang cukup wah, walau sampai saat ini masih belum terselesaikan.

Mengingat kiprah mereka yang belum lama, untuk terjemahan episode satu ini kesannya juga masih sedikit kaku. Kedepannya mungkin bisa diperbaiki lagi. Good job tapi untuk terjemahan lirik lagunya, meski penempatan kurang tepat, harusnya lebih baik di sisi sebelah kiri yang longgar daripada di tengah yang menutupi kredit yang berjalan. Typeset ada tapi masih kurang wah jika dibandingkan dengan typeset mereka pada Rikekoi.

Lirik lagu yang menutupi kredit
Lirik lagu yang menutupi kredit.

***

Itu saja komparasi fansub yang saya ambil, selebihnya bisa dipantau sendiri di tempat langganan masing-masing. Conclusion, saya sendiri akan lebih sering nongkrong di Melodysub untuk anime ini.

Info tambahan untuk anime ini, diadaptasi dari manga dengan 11 volume dan kabarnya hanya akan mendapatkan 1 cour saja. Semoga bisa sampai klimaks tanpa memotong banyak cerita. Ya mau gimana lagi, ceritanya itu related sekali dengan kehidupan bucin saat ini, separuhnya berisi orang-orang yang susah move-on, separuhnya lagi untuk mereka yang cintanya bertepuk sebelah tangan.

Anime ini juga memiliki episode tambahan untuk setiap episodenya, durasinya sekitar 5 menit dan berisi cerita yang melengkapi episodenya.

4 komentar untuk "Komparasi Fansubs Indonesia, Yesterday wo Utatte"

  1. Makasih komparasi nya, membantu banget 👌

    BalasHapus
  2. Terima kasih komparasi untuk Yesterday wo Utatte. Sangat membantu 👍👍
    Apa anime Spring 2020 yang lain juga akan dibuatkan komparasi fansubnya? Kalau bisa dilanjutkan komparasi fansubnya, hehehe. Terima kasih 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti dibuatkan kalau senggang, soalnya kalau cuma sedikit fansub yang garap gak guna juga kalau dikomparasi

      Hapus

Posting Komentar