[Ulasan] Asteroid yang Mencinta - Heyazone

[Ulasan] Asteroid yang Mencinta

Anime winter 2020 pertama yang akan saya ulas, atau bisa dibilang anime pertama yang saya jadikan thread post di blog pribadi saya ini. Koisuru Asteroid (恋する小惑星), dikenal juga sebagai Asteroid in Love atau yang dalam bahasa Indonesia berarti Asteroid yang Mencinta.

Anggota Klub Ilmu Kebumian

Koisuru Asteroid sebelumnya merupakan manga karya Quro yang diterbitkan di Manga Time Kirara Carat, sebuah majalah manga seinen Jepang yang diterbitkan oleh Houbunsha yang sebagian besar berisi seri manga empat panel. Diadaptasikan dengan judul yang sama, Koisuru Asteroid berhasil diselesaikan dalam 12 episode oleh Doga Kubo selaku studio yang mengerjakannya.

Diumumkan adaptasinya pada awal tahun 2019 kemarin, Koisuru Asteroid akhirnya ditayangkan animenya mulai tanggal 3 Januari dan tamat pada 27 Maret lalu. TV animenya sendiri ditayangkan beberapa stasiun televisi seperti AT-X dan Tokyo-MX, sedang untuk streaming bertakarir bahasa Inggris ditayangkan di Crunchyroll serta Funimation untuk versi sulih suaranya.

Saya sendiri tertarik dengan judul ini setelah melihat cover animenya. Penggambaran karakter yang imut menjadi alasan saya hingga akhirnya mengikuti anime satu ini. Ya, saya suka dengan anime yang kadar gulanya sedikit tinggi.

Moe Moe~

Kata moe saya rasa sangat cocok untuk penggambaran karakter-karakter dalam anime ini. Dari stylenya mengingatkan saya pada anime moe lainnya, Watashi ni Tenshi ga Mamoritai, yang memang dikerjakan oleh studio yang sama. Moe sendiri merupakan kata yang merujuk pada "manis" atau "imut" nya suatu karakter fiktif. Dan hal tersebut melekat pada pada karakter-karakter utama anime Koisuru Asteroid ini.

Tak sebatas itu, tingkah Konohana Mira, Manaka Ao, dan para senpai di Klub Ilmu Kebumian saya rasa juga tak kalah imut. Tidak mengherankan memang, dengan mengusung gaya CGDCT (Cute Girls Doing Cute Things) yang dipadukan dengan ke-moe-an charanya menjadi kombinasi yang pas sehingga Koisuru Asteroid sangat enjoyable untuk ditonton.

Reaksi Suzu melihat kedekatan Ao dan Mira

Kurang lengkap rasanya kalau tidak membahas satu karakter support ini. Suzu. Karakter yang hadir dengan membawa dan mempertegas kesan yuri dalam anime ini. Di beberapa kesempatan, Suzu diperlihatkan memiliki ketertarikan pada keimutan karakter lain. Hal ini menjadi nilai tambah bagi para penggemar genre yuri.

Menemukan Asteroid? Anime ini menceritakan tentang Mira da Ao yang bertekad untuk menemukan Asteroid bersama-sama dan menamainya dengan "Ao". Sebelumnya mereka bertemu waktu masih kecil dan membuat janji tersebut, hingga mereka dipertemukan kembali saat masuk SMA.

Mira mendobrak pintu kelas Ao

Anime ini memang dibumbui dengan jokes yang ringan yang fresh, akan tetapi tak salah bila ada yang mengatakan menemukan asteroid sewaktu masih SMA merupakan lelucon terbesar dalam anime ini. Ini kedua kalinya bagi saya, menemukan anime dengan goal line gila setelah Sora yori mo Tooi Basho yang menceritakan perjuangan siswi SMA untuk pergi ke Antartika.

Pada awal cerita saya sempat berfikir, menemukan asteroid merupakan hal yang mungkin dan tak mungkin, mengingat sampai saat ini sudah banyak sekali ditemukan asteroid sehingga sangat sulit menemukan yang baru dan tak bernama, terutama untuk anak usia SMA. Namun ketidakpastian itu terjawab dengan baik di akhir seri.

Unsur Pendidikan

Ilmu pengetahuan menjadi pondasi berjalannya anime ini. Beberapa ilmu sains seperti astronomi, geologi, meteorologi, kartografi, dan fisika seringkali diperlihatkan dalam anime ini untuk membangun ceritanya.

Ao yang pada awalnya ingin masuk ke Klub Astronomi tidak punya pilihan lain karena klub tersebut sudah digabung dengan Klub Geologi yang kemudian dinami menjadi Klub Ilmu Kebumian. Bagaimana pun, ilmu astronomi dan geologi menjadi dasar dari klub tersebut.

Ishigajima Astronomical Observatory

Referensi yang dipakai pun tak main-main, sebut saja JAXA Tsukuba Space Center dan Ishigajima Astronomical Observatory. Dua tempat yang digambarkan dengan detail dalam anime ini, seakan anime ini memposisikan dirinya guru yang senang hati menemani murid-murid studi wisata. Atau juga percobaan pengambilan boring yang dilakukan oleh sakura-senpai dan ino-senpai yang menjadi tambahan lampiran untuk tugas geologi.

Meski kaya akan unsur pengetahuan, tak jarang membuat saya ingin tidur setelah melewati lagu pembukan. Saya sendiri bukanya tidak suka dengan IPA atau semacamnya, hanya saja penjelasannya bagi saya terlalu membosankan. Walaupun dalam beberapa kesempatan saya dibangunkan kembali dengan tingkah imut karakternya.

Musik Pengiring

Untuk musik latarnya sendiri, saya tidak merasakan sesuatu yang spesial seperti waktu yang saya nikmati pada anime Sora yori mo Tooi Basho. Mungkin ini yang menyebabkan Koisuru Asteroid kurang memberikan kesan yang mendalam tentang apa yang diceritakan. Tak seperti Sora yori mo Tooi Basho yang dalam beberapa adegan diperdengarkan lantunan musik latar tersendiri, seperti adegan lari-larian di episode 2. Di Koisuru Asteroid saya tidak menemukan hal yang serupa.

Lagu penutup Koisuru Asteroid

Di sisi lain, anime ini dibungkus dengan lagu pembuka dan penutup yang saya rasa cukup menyejukkan. Meski dalam animasinya, baik opening maupun ending tak memiliki perbedaan dengan isi anime, namun lagu yang mengiringi seakan menyiratkan sesuatu. Aruiteikou yang dibawakan oleh Nao Toyama menjadi pembuka anime ini. Bagi saya, opening lagu ini seakan mengajak kita untuk melakukan apa yang sebenarnya ingin kita lakukan yang belum pernah kita coba sebelumnya. Di lagu penutup, Yozora yang dinyanyikan oleh Suzuki Minori benar-benar mendapatkan tempat di hati saya. Bagaimana tidak, liriknya intronya saja seakan langsung menusuk meski baru pertama kali mendengarnya. "Apakah kita akan lebih kuat daripada yang kemarin", hal ini seakan mengingatkan saya tentang apa yang telah saya capai hingga saat ini.

Secara umum, saya berikan nilai 7/10 untuk Koisuru Asteroid. Konflik yang diangkat saya rasa cukup berat, namun dibawa dengan cerita dan jokes yang fresh serta gaya CGDCT dan keimutan tingkah karakternya cukup bisa dinikmati. Ditambah lagu pembuka dan penutup yang menyejukkan, menjadikannya daftar rekomendasi jika nantinya ada yang bertanya pada saya tentang lagu jepang yang menenangkan.

Tidak ada komentar untuk "[Ulasan] Asteroid yang Mencinta"